“Mencari alamat Tuhan”

Sy slalu suka dengan kutipan ini. Kutipan yg diambil dari tulisan pak Leo Rimba. Sederhana, cerdas, dan menurut sy, berperadaban. Dengan elaborasi apa adanya, begini kutipannya,

“Tuhan tidak ada pada suara genta di Pura,
tidak di ujung TOA Masjid,
tidak juga di alunan kidung gereja,
bahkan tidak di untaian mantra yg terdengar dari wihara

Tuhan tidak ada di kalimat ceramah Ustad,
tidak muncul di kotbah Pastur dan Uskup,
tidak juga di petuah Ida Pedanda,
dan apalagi di nasehat sang Wiku. Tidak sama sekali.

Tuhan tidak ada di Injil,
tidak di Tripitaka,
tidak di Alquran,
tidak di Alkitab,
bahkan tidak juga di Weda

Lantas dimana Tuhan berada?

Tuhan atau Allah atau Yesus atau Sang Hyang Widhi atau Budha atau apalah sebutanNya, ada di kesadaran kita. Kesadaran saat sadar bhwa kita sadar.

Dan, mukjizat-Nya terasa ketika kita hadir penuh saat ini, total ada di momen ini. Serta bersyukur atas semuanya, tanpa syarat dan tanpa kondisi.

by: Tulus Budhi

Iklan

One thought on ““Mencari alamat Tuhan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s